はじめて の にほんご (Hajimete no Nihongo) -0-


 

Halo teman-teman yang budiman, sekarang waktunya untuk berbagi ilmu pengetahuan. Hari ini, kita akan membahas tentang "Nihongo". Sebelumnya teman-teman pasti bingung mendengar istilah yang satu ini. Tenang, itu diambil dari bahasa Jepang. Yang berarti bahasa Jepang. Dasarnya kata "go" berarti bahasa. Mungkin ketika teman-teman cari lagi entah di kamus atau Google Translate, kemudian ada terjemahan-go menjadi angka 5 atau bahasa. Tidak usah bingung. Karena go itu sendiri memiliki lebih dari satu makna. Sama halnya dengan di negara kita Indonesia. Kata indah dalam bahasa formal di negara kita dapat berarti suatu nilai estetika. Tetapi jika sudah berada di Banjar, Kalimantan Selatan, kadang kata indah dapat berarti tidak mau. Kok bisa begitu?

Ya, itulah bahasa. Pada hakikatnya bersifat dinamis dan tidak harus selalu sama. Begitu juga dengan bahasa Jepang. Kesimpulannya, kata Nihon"godisini bermakna penekanan pada bahasa ya teman-teman.
Sebelum memasuki pembelajaran yang sebenarnya, kita akan memulai dari mengenal jenis-jenis huruf dalam bahasa Jepang. Huruf bahasa Jepang, terdiri dari tiga jenis. Yakni :
1. Hiragana 
2. Katakana
3. Kanji 

Jadi dari ketiga jenis ini, memiliki fungsi yang berbeda di setiap jenisnya teman-teman. Jangan sembarangan. Penjelasannya begini (sudah termasuk perbedaan di antara mereka ya sekalian teman yang budiman) :

1. Hiragana 
a. Digunakan untuk menulis kosakata asli bahasa Jepang. Misal, わたし (WA.TA.SHI) yang berarti aku atau saya, terdiri dari tiga huruf hiragana. Kalau teman-teman perhatikan dengan baik, pasti paham.
b.  Zaman dahulu, huruf hanya digunakan kaum perempuan.
c. Terdiri dari 104 huruf-46 huruf pokok-an, 20 huruf turunan yang menggunakan ten-ten (dasarnya ini sebutan untuk pemakaian tanda petik -"- di samping suatu huruf hiragana, biar bentuknya sama, tetapi nanti cara bacanya jadi beda. Tapi ini nanti aja deh jelasinnya. Biar jadi materi kusus di lain waktu. Sama juga halnya maru.), 5 huruf turunan menggunakan maru, 21 huruf turunan menggunakan kombinasi ya-yu-yo kecil, 9 huruf turunan menggunakan kombinasi ten-ten dan ya-yu-yo kecil, dan 3 huruf turunan yang menggunakan maru dan ya-yu-yo kecil.

2. Katakana
a. Untuk menulis nama orang asing atau kosakata, serta kata serapan asing yang bukan berasal dari Jepang.
b. Zaman dahulu, huruf hanya digunakan kaum pria.

3. Kanji
a. Digunakan untuk menulis kosakata asli bahasa Jepang. Hampir sama dengan Hiragana, tetapi berbeda bentuk penulisan ya teman-teman. Misal kalau di hiragana わたし, nah kalau kanji tulisannya

 (WA.TA.SHI) 


dan artinya tetap sama, yakni saya. Bedanya dia ini lebih hemat kertas.

b. Memiliki bentuk onyomi (Cara baca China) dan kunyomi (cara baca Jepang) dan beragam. Cara bacanya juga memiliki pengubahan sesuai dengan kondisi serta huruf-huruf yang menemaninya. Misal, kanji 私, jika digabung dengan kanji lain seperti ini >> 私立 << maka akan di baca shiritsu atau yang berarti didirikan secara rahasia. Loh kok? Nah itulah uniknya bahasa Jepang. 
c. Terdiri dari beberapa tingkatan JLPT (Japanese Language Proficiency Testdisebut 日本語能力試験 (nihongo nouryoku shiken atau noken)-ujian kemampuan bahasa Jepang bagi non-penutur asli bahasa Jepang, dan akan mendapatkan sertifikat kemahiran bahasa Jepang berdasarkan tingkatan level. (Hehehe... *tawa misterius*)
d. Untuk menulis kosakata asli bahasa Jepang.

Inilah saatnya, hal yang sudah lumrah ditelinga teman-teman budiman sekalian. Acungkan tangan jika ini pas dengan seleramu wahai para pecinta lagu Jepang. Sering unduh aplikasi JOOX atau mampir ke situs-situs terdekat hanya untuk menghafalkan lirik secara dadakan. Tebak, ini salah satu tambahan bantuan baca bahasa Jepang yang paling terkenal sejagad raya memandang. 

Ya itu dia ROOMAJI atau huruf latin. Tetapi, selain itu ternyata dia ini juga dibaca seperti cara baca bahasa Inggris dan ditulis dengan huruf Katakana dituliskan loh. 

Ya, mungkin hanya itu saja pengenalan Nihongo kita dari sesi ini. Di tunggu pada sesi berikutnya teman-teman! 

KORE DE OWARIMASU! ARIGATOU GOZAIMASU! JAA, MATA! 
GANBATTE!

Komentar